Detail Cantuman Kembali

XML

uji toksisitas akut glukosamin dan kondroitin hasil ekstraksi tulang rawan ikan hiu (Prionace glauca)


Penggunaan obat alternatif dalam pengobatan di masyarakat semakin meluas, sehingga diperlukan penelitian agar penggunaannya sesuai dengan kaidah pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat keamanan glukosamin dan kondroitin hasil ekstraksi dari tulang rawan ikan hiu (Prionace glauca) dengan uji toksisitas akut (LD₅₀). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu: Rancangan Acak Lengkap Faktorial pada berat mencit selama pemberian dosis sediaan glukosamin dan kondroitin. Uji toksisitas menggunakan mencit galur wistar sebagai hewan uji sebanyak 120 ekor dibagi menjadi 2 kelompok. Mencit dikelompokan berdasarkan dosis glukosamin dan kondroitin secara terpisah, dosisnya adalah 7 g/kg, 5 g/kg, 1750 mg/kg, 875 mg/kg, 440 mg/kg, 25 ml/kg (kontrol). Pemberian dosis hingga 7 g/kg berat badan tidak menimbulkan gejala toksik dan tidak ditemukan adanya kematian pada hewan uji, sehingga dapat dinyatakan bahwa sediaan glukosamin dan kondroitin hasil ekstraksi dari tulang rawan hiu praktis tidak toksik.
Ade Megawati Rahayu - Personal Name
Titiek Indhira Agustin - Personal Name
Erina Yatmasarii - Personal Name
625.16.12 Ade u
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2016
Surabaya
xiii, 60 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...